Menginap di Caravan, Rookley Country Park; Isle of Wight

stay in a caravan - dimanamenginap

Penginapan dalam bentuk caravan sangat populer di tanah Britania Raya, entah kenapa. Yang jelas di saat-saat liburan, caravan parks dimana-mana selalu penuh dan kebanyakan adalah rombongan keluarga.
Caravan itu apa sih? Jangan salah kaprah dengan campervan ya.. Karena bedanya agak principal di antara keduanya.

stay in a caravan - dimanamenginapCaravan adalah unpowered vehicle, yang untuk bergerak harus ditarik oleh powered vehicle (biasanya ditarik mobil dengan gandengan/cantelan di belakang). Jadi ibaratnya kita bawa-bawa rumah kecil di belakang mobil kita, karena caravan didesain untuk “ditinggali” sebagai rumah, lengkap dengan fasilitas household seperti ruang tidur, dapur, kamar mandi dan lain-lain. Untuk mengendarai mobil dengan menggandeng caravan, pastinya tidak mudah karena manuvernya lebih sulit, perlu aksesoris tambahan seperti extra mirror dan lain-lain.

Sedangkan campervan, adalah mobil yang sekaligus “rumah”. Jadi satu, ga usah digandeng-gandeng atau ditarik-tarik. Tentunya “living-space“nya jauh lebih compact. Tempat tidur hanya berupa sofa kecil yang sempit, dilengkapi perlengkapan masak dan cuci dasar.
Di UK, sangat umum untuk memiliki caravan ataupun campervan. Pemerintahnyapun memfasilitasinya dengan sangat memadai, antara lain dengan menyediakan buanyak caravan/campervan parks di seluruh pelosok negeri (di suburb ya, tidak di tengah-tengah kota besar seperti London atau Birmingham.. :D), biasanya di jalur-jalur wisata. Di motorway (aka jalan tol) nya pun rambu-rambunya jelas untuk pengendara camper/caravan, aksesnya juga diprioritaskan di tempat-tempat tertentu.

stay in a caravan - dimanamenginapSaat bank holiday awal May 2015, kami tiba-tiba kepikiran untuk menjelajah Isle of Wight, sebuah pulau wisata di selatan UK Mainland, karena dikenal sebagai “Island of Dinosaur” (anak pertama kami sangat tertarik dengan dinosaur facts).

Karena hunting penginapannya terlalu mepet, alhasil semua penginapan penuh, mulai hotel sampai self catering (penginapan yang bisa masak sendiri), di booking.com saat itu yang tersisa hanya beberapa unit caravan itupun letaknya di tengah-tengah pulau (which is ngga favorit karena tidak ada view ke arah laut). Sebelumnya kami tidak pernah tertarik untuk menginap di caravan, tapi karena tidak ada pilihan lain ya udah..sekalian nyobain dan kebetulan sewanya murah banget (ukuran UK). Untuk 3 bedrooms (bisa dihuni 6-8 orang) hanya £85/night! Kalau di hotel, harga segitu cuma dapet 1 kamar hotel kelas melati untuk 2 orang, ga bisa masak sendiri pun.. Jadi caravan memang bisa jadi best-deal untuk rombongan/group besar dan keluarga.
stay in a caravan - dimanamenginapJadi caravan yang akan kami tinggali ini tidak perlu kami cantelin di belakang mobil untuk kemudian diparkir di suatu caravan park. Tapi lebih berupa unit-unit caravan (dan ada juga lodges, bangunan kecil dengan material dominan kayu–semacam Kampung Sampireun kalau di Garut) yang sudah ditata apik, kita tinggal datang, masuk, pakai (jangan lupa bayar). Jadi semacam villa dalam wujud yang beda. stay in a caravan - dimanamenginapDi Rookley Country Park ini ada 4 zona, yaitu : Zona service dan pengelola (receptionist, restoran dan office), zona cottages/lodges (unit yang paling mahal), zona caravan dan di paling atas adalah camping ground. Ada beberapa danau kecil di dalam park yang bisa dipakai untuk mancing. Yang terbesar lokasinya berada tepat di depan teras restoran.

stay in a caravan - dimanamenginap

stay in a caravan - dimanamenginapSebenarnya kami butuhnya hanya 2 kamar tidur, tapi karena saat itu adalah peak season (long weekend di musim semi!) jadi dapetnya udah sisa-sisa. Pokoknya unit yang kami dapat lokasinya paling ga favorit deh. Tidak ada parkiran sendiri, jadi jalan dari parkiran mobilnya ke caravan sekitar 500 m. Deket sih ya? Tapi lumayan kan kalau sambil gotong koper dan gendong bayi ;p (alesan, aslinya manja).

stay in a caravan - dimanamenginapstay in a caravan - dimanamenginap Cukup takjub saat membuka pintu caravannya.. Ternyata lumayan luas! Living roomnya lumayan lega dengan tv kecil, dvd player (dan beberapa dvd film), perapian gas dan sofa L yang bisa buat rebahan 2 orang.

stay in a caravan - dimanamenginapstay in a caravan - dimanamenginapstay in a caravan - dimanamenginap

stay in a caravan - dimanamenginapRuangan itu menjadi satu open plan dengan kitchen-diner yang juga lega. Dapurnya dilengkapi peralatan masak dan makan, oven, kulkas dan kompor gas yang memadai (tapi no dishwasher). Ruang makannya berupa meja bundar dengan sofa built-in yang juga melingkar, ditambah 2 stools tambahan, sangat cukup untuk makan rame-rame. Cupboards ada di setiap sudut ruang seolah-olah harus memanfaatkan tiap celah yang ada.. Itu akan berguna banget untuk mereka yang stay jangka panjang tapi bagi kami sih, ga kepake, kalau menginap hanya 2 malam trus nyimpen barang printil-printil di tempat yang ga keliatan mata, ntar jatuhnya malah ketinggalan pas mau pulang 😀

stay in a caravan - dimanamenginapstay in a caravan - dimanamenginap

stay in a caravan - dimanamenginapSetelah area dapur, ada lorong menuju kamar-kamar tidur. Lebar lorongnya sempit memang, sekitar 60 cm. Di lorong itu ada pintu masuk ke kamar mandi. Pintu lorong, pintu kamar mandi dan pintu-pintu kamar lebarnya cuma 50 cm hihiii.. Imuut. Ternyata muat juga yah tanpa harus ngikutin Standart ala Neufert 😀 stay in a caravan - dimanamenginap

stay in a caravan - dimanamenginapKamar mandinya lumayan lega, terdiri dari satu shower unit (compact, tapi cukuplah. Dilengkapi tempat duduk untuk disable people juga!), toilet, wastafel berikut cermin dan cupboard, dan ada heater dua fungsi (pemanas ruangan sekaligus buat ngeringin handuk).

stay in a caravan - dimanamenginap

stay in a caravan - dimanamenginap

stay in a caravan - dimanamenginapKamar utama bednya double, dan dua kamar lainnya masing-masing ada 2 single bed. Tiap-tiap kamar dilengkapi cupboard yang cukup untuk menyimpan baju, meja kuecil + cermin buat dandan dan bedside table (plus lampunya). Lengkap kan?

caravan holiday, the bedroom

Sayangnya karena lorong ke arah kamar sempit banget dan sisa space di tiap kamar hanya cukup untuk sirkulasi, kami ga bisa buka koper di kamar. Akhirnya koper dijebebeng (maafkan bahasanya) di living room, agak menghalangi jalan sih tapi masih bisa lewat. Mungkin idealnya bawa travel bag aja ya.

stay in a caravan - dimanamenginap Kasurnya memang ga bisa disamakan kenyamanannya dengan kasur di hotel. Berasa gitu springnya di badan, hihii.. Tapi ga begitu masalah kok, kalau badan udah cape berpetualang seharian, kasur gimana juga berasa empuk. Ya kan?

Di setiap ruangan ada heater yang memadai, tapi untuk di kamar, kasurnya saya alasi lagi dengan throw (selalu bawa) agar lebih hangat.
Cuaca saat itu itungannya kurang bersahabat untuk menjelajah pulau, anginnya kenceeeng banget sekitar 20 miles/hour, dikombinasi dengan hujan dan dingin selama 3 hari. Kalau udah gitu emang paling mantep kruntelan di dalam caravan, bikin teh/cokelat anget, pasang heater maksimal, dan memandangi badai yang terjadi di luar sana. Kalau pas anginnya kenceng banget, caravannya ikutan goyang-goyang, trus hujannya juga kedengeran lumayan kenceng di atap caravan.. Hihii seruuu.

stay in a caravan - dimanamenginap

stay in a caravan - dimanamenginap

Yang agak merepotkan (sedikit, maaf manja) kemarin karena di dapurnya tidak ada basic needs seperti sabun dan spons cuci piring, kitchen towel, garam merica untuk memasak, teh, gula, kopi, creamer.. Yang mana biasanya di semua penginapan self-catering itu standar pasti ada. Jadinya kami ga siap dan ga bawa dari rumah. Tapi di depan komplek ada toko yang menjual itu semua.. Ha! What a trick!
Di kamar mandinya juga blass ga ada toiletries, apalagi handuk atau keset. Untungnya untuk itu kami biasa selalu bawa sih walau menginap dimanapun. Oya untuk mandi air anget juga, harus nyalain boiler dulu kemudian tunggu agak lama.. Dan itu hanya untuk beberapa liter saja.. Jadi bagi yang mandi terakhir (biasanya saya), siap-siap aja deh lagi asyik mandi tiba-tiba kenikmatan air hangatnya berubah jadi air es 😀 (udah biasa, aku rapopo). Air kran untuk kitchen sink nya pun tidak terjamah kehangatan sama sekali, jadi ya.. Harus melawan rasa malas cuci piring dengan air dingin.
Kesimpulan, menginap di caravan patut dijajal dan membuat anak-anak excited. It’s quite an adventure. Kami sih ngga kapok dan mungkin mau mencoba lagi tapii.. Kalau bisa hanya kalauu.. Lokasinya oke, strategis dan view-nya ciamik. We’ll absolutely try it again next chance. What about you?
Advertisements

2 thoughts on “Menginap di Caravan, Rookley Country Park; Isle of Wight

  1. Hiyaaaa…nyari ginian disini dimana yak? anak anak mesti heboh 😉
    Rikuesnya setiap liat mobil caravan, “kapan kemping?” -_-”

    thanks for share mamak pink 😉

    • Eeh pasti disana banyak juga kan? Cobain buu.. Seruu!
      Abis itu pelan2 naik level ke camping beneran 😀👍🏼

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s