Amsterdam with Airbnb

Punya rencana ber-eurotrip dengan keluarga? Butuh tempat menginap yang works well for the family? Kalau saya sebagai emak-emak dengan dua bocil sih kepikirannya family room yang lega, bisa nyuci setrika (biar bawa koper ga banyak-banyak) dan yang paling penting; ada tempat untuk masak sendiri! Apartment solusinya. Apartment  juga bisa menjadi alternatif yang oke untuk para traveler yang biasa perginya rombongan kecil (sekitar 4-8 orang). Menginap di apartment lebih enak kalau rame-rame (keluarga atau teman-teman dekat), karena dibanding menyewa beberapa kamar hotel, mendingan ngumpul di satu apartment sekalian kan, lebih guyub gitu loh!

April 2014 kemarin kami ke Amsterdam dan Paris. Awalnya seperti biasa, hunting penginapan pakai booking.com. Cuma karna emang udah mepet waktunya, yang masuk kriteria kebanyakan udah full. Seorang teman merekomendasi hunting via airbnb.com (ada appsnya juga), nemulah kami apartment yang kira-kira cocok. Agak untung-untungan juga sih sebenernya, mengingat semua milik personal dan kita cuma mengandalkan foto-foto dan review yang ada disitu.

suasana jalanan de pijpsuasana jalan sekitar De Pijp apartment.

Saat itu rencananya kami pergi ngajakin ortu, jadi total ada 4 orang dewasa, 1 anak dan 1 bayi. Ternyata baik di Amsterdam maupun Paris, gak banyak apartment yang bisa mengakomodasi sekian orang. Semakin ke pusat kota, semakin kecil-kecil unitnya. Kalau nyari tipe studio sih banyak banget pilihan. Target kami adalah yang minimal ada  2 kamar double bed, living room luas biar bisa dipakai tidur juga, plus dapur yang memadai tentunya. Milih punya milih akhirnya deal di 2 tempat, De Pijp apartment (Amsterdam) dan Valeria apartment (Paris).

Area De Pijp letaknya sekitar 2 miles away dari city center Amsterdam. Walaupun begitu banyak tram atau bus yang bisa nganterin kita ke pusat kota. Atau kalau udara cerah, jalan kaki pun belum keringetan juga udah nyampe. Untuk family pun daerahnya lumayan koperatif karena banyak minimarket, laundry kiloan, dan beberapa warung makanan Indonesia dan warung makanan halal–>> penting!

de pijp market amsterdam

de pijp market amsterdamdeket apartment ada pasar segala, mirip pasar kaget kalo di Indonesia 😀

Ada banyak macam cara serah terima kunci antara owner dan tenant jika menggunakan airbnb, tergantung owner pengennya gimana. Biasanya dijelaskan di bagian info (masing-masing unit penginapan) di apps/website airbnb. Contohnya untuk unit yang ini, owner minta janjian di Schiphol Airport, lalu dia menjelaskan meeting point nya secara detail via email. Setelah serah terima, baru dijelasin cara kesananya naik apa, buka pintu triknya gimana dan lain-lain yang dianggap perlu.

Hal lain yang perlu dicatat adalah Amsterdam kotanya kecil banget kan, jadi semua-semuanya serba mini, serba sempit, efektif dan smart.  Hubungannya sama apartment adalah; kebanyakan ga ada liftnya. Jadi siap-siap yaa.. Waktu itu kami dapetnya di 4th floor (yang berarti lantai ke 5). Kebayang kan nenteng koper, stroller dan gendong bayi manuaaalll ke atas hiyahahahaha.. Udah gitu sempiiit banget bordes tangganya, jadi untuk manuver susah banget banget! Jadi kalau Anda tipe yang ga mau gedein otot during your holiday, mesti lebih teliti milih unitnya, di lantai berapa, ada lift atau ngga dsb.

3

2tangganya curaam dan sempiiit!

1sasaran pertama tempat menghempaskan barang-barang dan badan : living room.

living room

Interior unit yang kami tempatin lumayan bagus dengan style terkini modern chic very well finished. Sebagaimana kebanyakan mid-level di Eropa, furniture dan pernak-perniknya kebanyakan dari IKEA. Begitu masuk, anak-anak saya langsung betah. Mungkin karena barang-barangnya hampir sama seperti di rumah 😀

bedroom

bedroom with 2 single beds.

double bed

double bed

bedroom with 1 double bed.

kitchen diner

  kitchen dinerthe kitchen-diner area.

Ada 2 bedroom dengan bedding yang sederhana tapi nyamaan banget. Bedroom pertama dengan 1 double bed, bedroom kedua dengan 2 single beds. Living room yang cukup roomy, kitchen diner yang kumplit peralatan makan-masak plus dishwasher, microwave, boiler, toaster lengkap. Cuma minus mesin cuci baju aja sih. Untungnya deket situ ada self service laundry yang pake koin. Asal tabah aja naik turun 5 lantai sambil ngegembol baju kotor/bersih hahaha hup hup (kebiasaan orang indonesia manja). Balik ke apartment lagi tinggal disetrika (bila perlu dan bila rajin), kebetulan setrika berikut mejanya disediakan oleh pengelola.

kitchen utilities

kitchen utilities

kitchen utilitiestea or coffee, anyone?

Kamar mandinya juga modern well finished bernuansa keramik hitam. Sayangnya ga ada bathtub jadi untuk mandiin bayi rada susah deh.. Anyway mandi shower di Belanda enak banget yaa ternyata.. Airnya kenceeng! Mungkin karena negrinya emang banyakan airnya daripada datarannya, hehee..

bathroom de pijpkamar mandinya simpel dan efisien.

Bisa dibilang pengalaman pertama kami menggunakan fasilitas airbnb cukup memuaskan. Nantikan kisah selanjutnya di negara yang berbeda! (Berasa sandiwara radio deh..) Oya, please enjoy more pictures about Amsterdam and Holland here 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s