Bayview Hotel, Singapore

Pertama kali ke Singapore taun 2010, saya menginap di hotel ini, Bayview Hotel yang sama sekali ga ada pemandangan ke lautnya, hehe.. Daerahnya adalah di seputaran Bencoolen (MRT station Bras Basah atau Dhoby Ghaut). Lokasinya sih memang juara menurut saya, ga yang di tengah hiruk pikuk Orchard banget, tapi mau kemana-mana juga enak. Jalanan Bencoolen itu adeeemm banget, pohon-pohonnya rimbun, saya sukaa 🙂

52Untuk hotelnya sendiri sih biasa aja, bangunan kotak masif berlantai 10 tanpa frontyard. Lantai dasar terdiri dari lobi kecil dan restoran yang langsung berhadapan dengan pedestrian way yang lebar. Waktu itu kami menginap di standart room yang ratenya sekitar 1,2 juta kalau dirupiahkan (2010). Kamarnya ngepaaass banget dan serba efisien hahaha. Waktu itu kami cuma bertiga; saya, suami dan anak sulung yang masih umur 2,5 tahun. Tapi itu kamar rasanya ngepaaas banget. Kasur dobelnya cukup lega untuk saya dan toddie boy, sementara suami ngegelar bedspread di bawah, itupun mepet! Space does matter! Walaupun begitu kamarnya bersih, jendelanya gede, ga lembab, fasilitas ok lah.

Dan memang saya harus ulangi lagi, strategisnya luar biasa. Kalau butuh apa-apa, di sebelah ada 7eleven. Sebelahnya lagi ada kopitiam (semacam foodcourt), favorit saya adalah roti prata keju dan hainan chicken rice-nya. Kalau suka citarasa India, nasi briyani juga ada. Belok dikit dari kopitiam situ, ada Wendy’s. Trus lagi kalau keluar hotel ke arah kiri, sekitar 200 m ada yang jual nasi padang, satu bangunan sama Hotel 88. Kesimpulannya secara makanan lengkaplah yaaa :))

6
1

28

27

16

10
Bayview hotel ini letaknya sebrangan sama Rendesvouz Hotel yang tersohor itu. Di jalan itu bus banyak banget yang lewat. Kalau mau naik city sightseeing (hop on hop off bus) juga tinggal jalan dikiit banget ke halte deket perempatan. So helpful!

9

12

29

23

22

21

20

19

18

11

7
Kalau Anda orangnya nyeni seperti saya (aih geer sekali 😅) ada Singapore Art Museum in walking distance, so worth to visit. Selain itu jalan dikit ke arah Orchard sebelum Plaza Singapura, ada gedung sekolah seni (SOTA) yang super duper cantik, walaupun setiap hari lewat, saya pasti mampir foto-foto setiap detilnya, tak jemu-jemu rasanya.
Nge-mall adalah kebutuhan utama Anda? Tinggal jalan 5-10 menit ada Plaza Singapura. Setelah itu tinggal nyusurin Orchard, tinggal pilih deh mau masuk mall yang mana. Oya, ada taman kecil juga yang lumayan buat ngadem di depan Plaza Singapura. Kesimpulan kedua, secara lokasi, hotel ini ok berat. Beberapa teman dan keluarga saya juga ngaku jatuh cinta sama daerah Bencoolen ini walaupun bukan menginap di hotel yang sama.

13

14

26

25

24

15
Tentang breakfastnya memang kurang memuaskan, terbataas pilihannya. Kurang Asia gitu loh. Ga ada jaminan halal juga untuk yang muslim. Kalau mesen telur juga agak susah dan lama, dan sepertinya mereka cuma nerima pesenan satu jenis telur deh : telur ceplok yang basah. Maksud saya yang masih wiggly gitu loh.. Kebetulan anak saya sukanya yang kering. Waktu itu sih anak saya sarapannya selalu sereal (yang juga hanya ada dua jenis) dan roti-roti gitu macem croissant. Tapi suasana di restonya lumayan, karena sejajar dengan pedestrian jadi asik aja sambil ngeliat Singaporean wara-wiri bersemangat, as they always do :))

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s